Benteng Pendem

5 03 2009

head_baru_ow_benteng_pendemA. Selayang Pandang

Berkunjung ke Cilacap, Jawa Tengah, terasa kurang berkesan sebelum menengok keberadaan situs sejarah Benteng Pendem. Benteng ini merupakan bekas markas pertahanan tentara Belanda yang dibangun secara bertahap antara tahun 1861—1879 M. Benteng yang mempunyai luas kurang lebih 6,5 hektar ini, berada di ujung selatan Pantai Teluk Penyu dan menghadap ke selat Nusakambangan.

Benteng ini ditemukan tahun 1986 M oleh masyarakat setempat dalam keadaan terpendam di dalam tanah dan diselimuti semak belukar. Penemuan bangunan bersejarah ini kemudian dinamakan Benteng Pendem. Setelah setahun dibersihkan dan diteliti kondisi bangunannya, situs sejarah ini kemudian dibuka untuk umum pada tahun 1987 M. Penemuan benteng ini menandakan Cilacap adalah salah satu kota penting pada masa penjajahan Belanda di Indonesia. Sebab letaknya cukup strategis dengan adanya selat Nusakambangan yang merupakan gerbang pelabuhan utama di daerah itu.

Menurut cerita masyarakat setempat, setelah Belanda meninggalkan kota Cilacap, benteng ini kemudian digunakan tentara Jepang sebagai markas pertahanan sekitar tahun 1942 M. Pada tahun 1949 M benteng ini juga pernah menjadi markas latihan perang pasukan TNI dari kesatuan Banteng Loreng Jawa Tengah.
B. Keistimewaan

Keistimewaan Benteng Pendem adalah struktur bangunannya terdiri dari bagian-bagian yang cukup lengkap. Di dalam benteng ini terdapat beberapa ruangan yang terdiri dari 60 kamar istirahat, gudang senjata, terowongan, ruang pengintai, ruang penjara, ruang rapat, ruang amunisi, ruang klinik pengobatan, ruang perwira, dapur, ruang tembak, dan 13 tempat penting pertahanan yang dikelilingi oleh pagar besi. Masing-masing ruangan itu terdapat terowongan yang dapat menghubungkan antara satu ruang dengan ruang lainnya. Walau bangunannya nampak sederhana tapi benteng ini dapat menampung tentara sebanyak satu batalyon.

Benteng seluas 6,5 hektar ini cukup unik. Keunikan itu tampak pada bangunannya yang terpendam di dalam tanah sedalam kurang lebih 3 meter, sehingga tidak nampak dilihat dari kejauhan. Di bagian depan benteng dikelilingi parit yang tinggi dan sungai buatan. Pada zaman dulu parit ini berfungsi sebagai menara dan sekaligus sebagai pelindung benteng dari serangan musuh. Sedangkan sungai buatan sebagai sarana transportasi kapal dari benteng menuju selat Nusakambangan.

Dari parit itu, pengunjung dapat melihat indahnya pemandangan alam Pantai Teluk Penyu dan lalu lalang perahu nelayan di selat Nusakambangan. Kemudian pada malam harinya, pengunjung juga dapat melihat indahnya cahaya lampu kota Cilacap yang nampak gemerlapan dari kejauhan.
C. Lokasi

Benteng Pendem terletak di Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia.
D. Akses

Untuk menuju obyek wisata sejarah Benteng Pendem, perjalanan dapat dimulai dari Terminal Cilacap atau dari pusat kota Cilacap. Jika pengunjung memulai perjalanan dari terminal, maka dapat naik angkutan umum seperti bus atau angkutan kota yang menuju ke lokasi. Namun, bagi pengunjung yang memulai perjalanan dari pusat Kota Cilacap, banyak terdapat taksi atau mobil sewaan yang dapat mengantarkan pengunjung sampai ke lokasi dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.
E. Harga Tiket

Pengunjung yang ingin masuk ke dalam obyek wisata Benteng Pendem dikenai harga tiket yang bervariasi. Hari biasa pengunjung dewasa dikenai tiket sebesar Rp 3.000 untuk pagi dan malam hari, sementara pada siang hari sebesar Rp 4.000 per orang. Untuk anak-anak, pada hari biasa dikenai biaya sebesar Rp 2.500 pada pagi dan malam hari, sedangkan pada siang hari sebesar Rp 3.000. Jika wisatawan mengunjungi Benteng Pendem pada hari libur, daftar harga tiket akan lebih mahal antara Rp 500 sampai Rp 1.000, baik untuk dewasa maupun anak-anak (Februari 2009).

Apabila ingin menikmati fasilitas lainnya seperti sarana permainan motor all terrain vehicle (ATV) dan lain-lain, pengunjung harus mengeluarkan ongkos tambahan sebesar Rp 50.000, atau Rp 10.000 untuk 3 kali putaran di sebuah sirkuit mini. Obyek wisata ini dibuka pada pukul 09.00-18.00 WIB setiap harinya.
F. Akomodasi dan Fasilitas lainnya

Di area wisata ini terdapat bebagai macam fasilitas seperti tempat istirahat, gazebo, sarana permainan anak, kolam pemancingan, taman bersantai yang dihiasi dengan sejumlah patung dinosaurus, dan sarana permainan motor all terrain vehicle (ATV).

Sayangnya, di area obyek wisata Benteng Pendem ini belum tersedia fasilitas seperti hotel dan restauran. Namun, tak jauh dari area wisata itu terdapat peginapan yang dikelola penduduk, warung makan, mini market, warung telekomunikasi, dan kios penjual gula kelapa. Dari kios ini, pengunjung dapat melihat proses pembuatan gula kelapa secara langsung.

About these ads

Aksi

Information

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: